Wamendes: Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Harus Segera “Nyiprat” Sebelum Idul Fitri

Kunjungan Kerja Wamen Desa PDTT, Budi Arie Setiadi Sebelum Pandemi Covid 19

Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi mengatakan bantuan langsung tunai (BLT) dana desa harus segera “Nyiprat” sebelum Idul Fitri. Wamendes Budi Arie berujar warga harus merasakan manfaat BLT ini saat lebaran.

Menurut Budi, di sisa waktu ini perlu kerja keras dan gotong royong dari semua pihak agar seluruh warga yang berhak menerima BLT dana desa bisa merayakan hari raya lebaran dengan penuh kegembiraan. “Sebab prinsip utama dana desa adalah instrumen distribusi keadilan,” ucap dia.

Preiden Jokowi sendiri dalam pernyataannya dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu, 16 Mei 2020, telah memerintahkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Sosial Juliari P. Batubara, dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar untuk mempercepat proses penyaluran BLT Desa maupun Bansos Tunai. Presiden ingin agar prosedur penyaluran bansos tersebut disederhanakan.

“Ini adalah perintah Presiden RI dan mempertimbangkan kondisi darurat yg memaksa. Sekitar 12, 4 juta KK desa jangan di biarkan menunggu. Prosedur harus dipermudah dengan diskresi dan terobosan- terobosan yg kreatif” jelas Wamendes Budi Arie.

Ia menjelaskan saat ini BLT dana desa yang tersalurkan baru di sekitar 11 ribu desa atau 14,6 persen atau 1,1 juta keluarga penerima manfaat. Padahal dana yang sudah di transfer ke rekening desa mencapai Rp 20,5 triliun.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tulisan Lain