Kampanyekan Bangga Buatan Indonesia, Wamendes Budi Arie Promosikan Produk Kabupaten Karangasem Bali

Wakil Menteri Desa PDTT, Budi Arie Setiadi, Dan Isteri Bersama Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri Promosikan Produk Desa Jungutan, Karang Asem, Bali, Sabtu (5/9/2020)

Presiden Joko Widodo meresmikan gerakan Bangga Buatan Indonesia. Gerakan ini juga merupakan upaya dari penyelamatan ekonomi Indonesia dalam menghadapi Covid-19. Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia diresmikan oleh Presiden jokowi secara daring, Kamis (14/5/2020).

Presiden mengatakan, di saat pandemi ini, kita harus mampu bertumpu pada kekuatan kita dan berdiri di atas kaki sendiri. Kita juga harus mampu menyelesaikan masalah dan tantangan kita sendiri.

Sejalan dengan keinginan Presiden untuk Bangga Buatan Indonesia, Wakil Menteri Desa PDTT, Budi Arie Setiadi terus mengkampanyekan produk lokal di setiap desa yang dikunjunginya.

Sejalan dengan keinginan Presiden untuk Bangga Buatan Indonesia, Wakil Menteri Desa PDTT, Budi Arie Setiadi terus mengkampanyekan produk lokal di setiap desa yang dikunjunginya. Dalam kunjungan kerja ke Desa Wisata Jungutan, Karang Asem, Bali, Sabtu (5/9/2020), Wamendes mempromosikan produk-produk unggulan Desa Jungutan.

Baca Juga: Jokowi: Keselamatan Masyarakat Lebih Utama Daripada Prosedur Yang Berbelit-belit

“Saya melihat produk-produk unggulan di Desa Jungutan ini begitu luar biasa dan sudah kelas internasional. Kita optimis bahwa produk-produk desa ini bisa diserap pasar nasional dan kalau bisa diekspor juga,” ujar Budi Arie dalam kunjungan kerja yang didampingi langsung oleh Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri.

Bupati Mas Sumatri, dalam sambutannya menyampaikan Desa Jungutan, Bebendem, memiliki potensi unggulan salak dan view alam yang sangat menarik dengan bentangan pegunungan dan perbukitan. 

Desa ini berada dalam satu kawasan dengan Desa Sibetan yang juga sebagai penghasil salak. Jika dikembangkan sebagai suatu kawasan pedesaan, tentunya bisa menjadi suatu wisata alternatif wisata alam di Karangasem.

“Untuk mendukung pengembangan kawasan pedesaan ini, sangat diperlukan dukungan sumber pendanaan dari Kementerian Desa PDTT RI. Semoga ini bisa memberikan solusi atas berbagai permasalahan pembangunan di Karangasem yang semakin kompleks,” kata Bupati Mas Sumatri.

Budi Arie menjelaskan bahwa  Presiden RI Joko Widodo sudah menggelontorkan dana cukup besar untuk desa. Dia bersyukur Bali, sedikit ada desa yang tertinggal, dan khususnya Karangasem. Tapi justru desa-desanya memiliki banyak potensi dengan keindahan alamnya. 

Baca Juga: Wamendes: BUMDes yang Inovatif dan Kreatif Pelopor Pemulihan Ekonomi Indonesia

Demikian pula dalam upaya mengembangkan potensi desa, seperti Desa Jungutan, harus didorong untuk terus berkembang dan maju terutama sumberdaya manusia harus bergerak penuh dalam pembangunan. 

”Kemajuan desa harus didukung oleh anak mudanya. Kalau anak mudanya pergi untuk mencari kerja keluar desa, itu yang perlu dipertanyakan. Berarti desanya belum maju,” tegasnya.

Pihaknya juga sedang menggerakan petani muda di Indonesia. Petani muda harus didorong agar kembali ke sektor pertanian. Tentu saja petani muda Indonesia tidak sama seperti petani dulu. Kehidupan ke depan akan semuanya organik. Produk organik menurutnya semua menyehatkan.

“Desa yang mempunyai inovasi dan kreatif adalah desa yang mempunyai anak muda yang ikut serta didalamnya. Oleh karena itu anak muda di desa jangan sampai mencari kerja ke kota,” tutup Wamendes. 

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tulisan Lain