Projo Siap Berkolaborasi Dengan BNPT

Relawan Projo Dipimpin langsung Ketum Projo Berkunjung kekantor BNPT, diterima langsung oleh Kepala BNPT, Komjen Dr. Boy Rafli Amar MH, Selasa (15/12) di Jakarta.
Relawan Projo Dipimpin Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi Berkunjung Ke Kantor BNPT, Diterima Langsung Kepala BNPT, Komjen Dr. Boy Rafli Amar MH, Selasa (15/12) di Jakarta.

Problem intoleran, radikalisme dan  terorisme (IRT) di Indonesia tidak boleh dipandang sebelah mata. Penanganan masalah tersebut tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja, tetapi juga perlu dukungan dari masyarakat luas.

Salah satu elemen masyarakat yang peduli dengan masalah ini adalah Relawan Jokowi. Organisasi loyalis yang setia mendukung Presiden Jokowi ini, melihat  permasalahan tersebut di atas perlu ditangani serius dengan prinsip kolaboratif antara lembaga negara dan masyarakat luas.

Hal ini terungkap dalam pertemuan antara perwakilan Relawan Jokowi, dipimpin langsung oleh Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi, dengan peserta Panel Barus, Handoko, Martin Siregar, Nano, Havid dan HM. Darmizal, dikantor BNPT, diterima langsung oleh Kepala BNPT, Komjen Dr. Boy Rafli Amar MH, Selasa (15/12) di Jakarta.

Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, dalam keterangannya mengungkapkan bahwa sosok Boy Rafli Amar tidak perlu diragukan lagi dalam persoalan penanganan intoleran, radikalisme dan terorisme. Boy Rafli Amar adalah perwira tinggi profesional.

Baca Juga: 80 Persen Calon PROJO Menang Pilkada 2020: Setialah di Garis Rakyat

Mantan Kapolda Banten dan Kapolda Papua ini, dianggap punya kemamampuan untuk melibatkan intelektual, tokoh agama, tokoh budaya dan  menggalang elemen masyarakat  menjadi kekuatan besar melawan intoleran, radikalisme dan terorisme di tanah air

“Boy Rafli Amar memiliki kemampuan komunikasi sangat baik. Permasalahan intoleran, radikalisme dan terorisme termasuk penyebaran berita hoax pemecah belah bangsa, jika dikomunikasikan dengan aktif secara baik ke masyarakat melalui pendekatan cultural, partisipatif dan kesejahteraan, maka akan muncul kekuatan besar dalam deteksi dini dan cegah tangkal. Ini sangat penting dijalankan. Kami dengan seluruh jaringan yang ada siap menjadi garda terdepan berkolaborasi dengan BNPT”, kata Budi Arie.

Sementara itu, Ketua Umum RèJO, HM. Darmizal, menjelaskan pertemuan dengan kepala BNPT yang digagas RèJO tersebut, utamanya dalam rangka memberikan masukan dan dukungan penuh kepada Kepala BNPT Komjen Dr Boy Rafli Amar MH untuk dengan tegas menanggulangi intoleran, radikalisme dan terorisme di Indonesia.

Menurut Wakil Bendahara ICMI Pusat ini, dengan kemampuan dan integritas Komjen Boy Rafli Amar, maka BPNT yang dipimpinnya akan mempu berkinerja lebih baik, bahkan untuk tugas yang lebih besar. “Boy Rafli Amar kami pandang sebagai figur yang tepat untuk menduduki jabatan komando pengambilan keputusan tertinggi dalam masalah keamanan dalam negeri. Beliau cocok menjadi salah satu kandidat Kapolri yang paling potensial,” pungkas alumni UGM Jogja ini.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tulisan Lain